📢 SELAMAT!! Promo Diskon Service Mobil di Dokter Mobil Berhasil Anda Dapat! Ambil Promo-nya Dengan Cara Klik Disini   📢UNTUNG BANYAK! Ambil Promo Special Service di Dokter Mobil dengan Cara Klik Tombol Klik Disini   ⏩ Cek YouTube Dokter Mobil untuk Dapatkan Info Otomotif Terkini dengan Cara Klik Tombol Klik Disini

5 Poin Perbedaan Evaporator dan Radiator, Ternyata Sangat Beda

Poin Perbedaan Evaporator dan Radiator

Dalam dunia otomotif, ada banyak komponen penting yang bekerja bersama-sama untuk menjaga mesin mobil tetap berjalan dengan baik.

Dua komponen kunci yang sering menjadi perbincangan adalah evaporator dan radiator. Meskipun keduanya berperan dalam mengatur suhu mesin, ada beberapa perbedaan evaporator dan radiator yang mendasar.

Pada artikel ini, kami akan menguraikan poin-poin perbedaan evaporator dan radiator untuk membantu Anda memahami fungsinya dengan lebih baik. Tanpa berlama-lama lagi, mari kita mulai.

Perbedaan Evaporator dan Radiator

Karena sama-sama menjadi salah satu komponen yang menyokong ‘pendinginan’ tapi bukan berarti evaporator dan radiator adalah benda yang sama, lho.

Karena ada perbedaan evaporator dan radiator yang cukup signifikan, baik dari sisi fungsi hingga bentuknya, diantaranya sebagai berikut:

  1. Fungsi dan Lokasi

Perbedaan evaporator dan radiator dapat diketahui dari fungsi yang berbeda dan ditempatkan di lokasi yang berbeda pada mobil.

Evaporator adalah komponen penting dari sistem pendingin udara atau AC mobil. Fungsi utama evaporator adalah mendinginkan udara di dalam kabin mobil agar nyaman bagi pengemudi dan penumpang.

Evaporator terletak di dalam dashboard mobil, biasanya di dekat blower AC. Saat AC dihidupkan, refrigeran yang mengalir di dalam evaporator menguap dan menyerap panas dari udara yang melewatinya.

Udara yang melewati evaporator menjadi dingin dan kemudian disirkulasikan kembali ke dalam kabin mobil.

Radiator adalah bagian dari sistem pendingin mesin kendaraan yang berfungsi untuk mendinginkan cairan pendingin mesin.

Radiator umumnya terletak di bagian depan kendaraan, dekat dengan grille atau kondensor AC. Saat mesin beroperasi, cairan pendingin dialirkan melalui saluran di dalam radiator.

Ketika cairan panas mengalir melalui core radiator, panasnya dipindahkan ke udara melalui sirip-sirip yang melingkupi core radiator.

Udara luar yang melewati sirip-sirip tersebut akan membawa panas dari cairan pendingin, sehingga mendinginkannya sebelum kembali ke mesin.

  1. Proses Pendinginan

Proses pendinginan yang terjadi juga menjadi poin perbedaan evaporator dan radiator di mobil.

Proses pendinginan pada evaporator terjadi dalam sistem AC mobil. Ketika AC dihidupkan, kompresor AC akan memampatkan freon menjadi gas bertekanan tinggi.

Gas freon ini kemudian mengalir melalui pipa-pipa di dalam evaporator yang memiliki kisi-kisi untuk memaksimalkan kontak dengan udara.

Udara yang melewati pipa-pipa evaporator akan menyebabkan freon menguap. Selama proses pengubahan dari fase cair ke fase gas, freon akan menyerap panas dari udara sekitarnya.

Dengan demikian, udara di dalam kabin menjadi dingin sebelum disirkulasikan kembali ke dalam mobil.

Proses pendinginan pada radiator terjadi dalam sistem pendingin mesin kendaraan. Sistem ini menggunakan cairan pendingin yang biasanya berupa campuran air dan coolant khusus.

Cairan pendingin ini dialirkan melalui saluran di dalam mesin untuk menyerap panas yang dihasilkan oleh pembakaran.

Setelah itu, cairan panas tersebut dialirkan ke radiator melalui selang-selang. Ketika cairan panas mengalir melalui core radiator, panasnya akan dipindahkan ke udara melalui sirip-sirip yang melingkupi core radiator.

Udara luar yang melewati sirip-sirip tersebut akan membawa panas dari cairan pendingin, sehingga mendinginkannya sebelum kembali ke mesin.

  1. Komponen Utama

Perbedaan evaporator dan radiator mobil juga dapat terlihat dari komponen utama kedua bagian ini.

Komponen utama pada evaporator adalah serpentine, pipa-pipa aluminium, dan kisi-kisi. Serpentine adalah pipa berliku yang membawa refrigeran melalui evaporator.

Pipa-pipa aluminium yang mengelilingi serpentine berfungsi sebagai saluran untuk refrigeran. Selain itu, kisi-kisi di dalam evaporator membantu memaksimalkan kontak antara udara dan refrigeran, sehingga panas lebih efisien ditransfer.

Komponen utama pada radiator meliputi tangki atas, tangki bawah, core radiator, sirip-sirip, dan saluran pendingin. Tangki atas dan bawah berfungsi untuk mengarahkan aliran cairan pendingin.

Core radiator terdiri dari pipa-pipa yang tersusun paralel dan terhubung dengan tangki atas dan bawah. Pipa-pipa ini dilengkapi dengan sirip-sirip yang bertujuan untuk memperluas permukaan yang berhubungan dengan udara, sehingga proses pertukaran panas dapat berjalan lebih efisien.

Saluran pendingin membantu mengalirkan cairan pendingin ke radiator dan kembali ke mesin.

  1. Fungsi dalam Sistem Kendaraan

Poin perbedaan evaporator dan radiator mobil juga dapat dilihat dari fungsi dalam sistem kendaraan yang ada.

Evaporator adalah komponen utama dari sistem pendingin udara atau AC mobil. Fungsi utama evaporator adalah mendinginkan udara di dalam kabin mobil sehingga pengemudi dan penumpang merasa nyaman selama perjalanan, terutama saat suhu udara eksternal tinggi.

Evaporator bekerja dengan mendinginkan udara yang melewati pipa-pipa yang mengandung refrigeran yang menguap.

Udara yang keluar dari evaporator akan memiliki suhu yang lebih rendah, sehingga menciptakan kondisi udara yang lebih sejuk di dalam kabin.

Radiator adalah komponen utama dari sistem pendingin mesin kendaraan. Fungsi utama radiator adalah mendinginkan cairan pendingin mesin agar suhu mesin tetap optimal.

Ketika mesin bekerja, proses pembakaran akan menghasilkan panas yang tinggi. Jika suhu mesin tidak dikendalikan, bisa menyebabkan overheating yang berakibat fatal terhadap performa mesin.

Radiator bekerja dengan mentransfer panas dari cairan pendingin ke udara melalui sirip-siripnya. Udara luar yang melewati sirip-sirip ini akan membawa panas dari cairan pendingin, sehingga suhu cairan turun sebelum kembali ke mesin.

  1. Perawatan dan Permasalahan yang Mungkin Timbul

Perbedaan evaporator dan radiator juga dilihat dari sisi perawatan dan permasalahan yang berbeda yang perlu diperhatikan.

Evaporator dapat mengalami masalah seperti kebocoran refrigeran atau penyumbatan pipa. Kebocoran refrigeran dapat mengakibatkan penurunan kinerja pendinginan atau bahkan kegagalan sistem AC secara keseluruhan.

Selain itu, penyumbatan pipa dapat menyebabkan aliran udara yang terhambat atau bahkan tidak ada udara dingin sama sekali. Perawatan yang diperlukan biasanya meliputi pembersihan dan perbaikan pipa-pipa evaporator yang tersumbat atau bocor.

Jika terdapat kebocoran refrigeran, maka perlu dilakukan penggantian dan pengisian ulang refrigeran yang tepat.

Radiator dapat mengalami masalah seperti kerusakan pada core radiator atau kebocoran pada tangki. Kerusakan pada core radiator, misalnya, dapat mengurangi efisiensi pendinginan karena area permukaan yang berhubungan dengan udara menjadi berkurang.

Kebocoran pada tangki juga harus segera ditangani, karena cairan pendingin yang berkurang akan mengganggu kinerja pendinginan mesin.

Perawatan yang diperlukan biasanya meliputi pembersihan radiator untuk menghilangkan kotoran dan pemantauan tangki untuk mendeteksi kebocoran.

Jika ditemukan kerusakan atau kebocoran, perbaikan atau penggantian komponen yang rusak harus segera dilakukan.

Dalam rangka memastikan kinerja optimal kendaraan Anda, penting untuk memahami perbedaan antara evaporator dan radiator.

Dengan pengetahuan yang tepat, Anda dapat lebih mudah mengenali masalah dan melakukan perawatan yang diperlukan untuk menjaga kendaraan Anda dalam kondisi terbaik.

Jangan lupa untuk secara rutin memeriksa sistem pendinginan Anda dan berkonsultasi dengan mekanik terpercaya jika Anda mengalami masalah yang serius.

Baca Juga: Cara Membersihkan Evaporator AC Mobil Grand Livina Anda

Jika masalah terjadi pada bagian evaporator AC mobil Anda, mempercayakan pada Dokter Mobil adalah pilihan paling tepat untuk Anda tuju.

Sebagai bengkel spesialis AC mobil ternama di Indonesia, kredibilitas Dokter Mobil dalam menangani permasalahan AC mobil jelas tak perlu diragukan dengan serangkaian keunggulan dan poin pembeda seperti:

  • Reputasi kuat sebagai bengkel spesialis AC mobil sejak 2015.
  • Memiliki 28 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.
  • Penggunaan peralatan canggih terkini, SOP sistematis, dan teknisi yang ahli.
  • Mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015 Quality Management System.
  • FREE General Checkup hingga di 32 titik.
  • Pengerjaan cepat hingga 2 jam saja.
  • Jaminan garansi di seluruh layanan yang bisa diklaim di seluruh cabang Dokter Mobil.
  • Pionir service AC mobil tanpa bongkar di Indonesia.

Di momen-momen tertentu, Dokter Mobil bahkan sering menghadirkan promo menarik yang bisa Anda manfaatkan.

Sayangnya promo-promo ini berlaku hanya di beberapa cabang tertentu saja, seperti Dokter Mobil Kelapa Gading, Dokter Mobil Kelapa Gading 2, dan Dokter Mobil Lontar – Surabaya, berlaku di hari Minggu hingga Jumat untuk 10 mobil per-hari saja.

Jadi pastikan Anda segera pesan, konsultasi, dan reservasi agar tak ketinggalan pesanannya.

Caranya sangat mudah, cukup hubungi via WhatsApp 0877-7760-0371 (atau hubungi di sini).

Anda juga bisa langsung datang ke lokasi bengkel Dokter Mobil terkait untuk ganti oli kompresor AC mobil atau dapatkan promo menarik lainnya di:

SHARE THIS POST​

Ingin Reservasi Sekarang?

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️

Artikel Terbaru

5 Rekomendasi Mobil yang Cocok untuk Wanita

Sedang mencari Rekomendasi Mobil yang Cocok untuk Wanita, disini kami akan memberikan pilihannya kepada anda. Tentu saja kami memberikan daftar dengan harga yang terjangkau, serta

Waspada! Ini 4 Bahaya Mobil Terobos Banjir

Selain merusak infrastruktur dan tempat tinggal, banjir dapat membahayakan kendaraan bermotor, termasuk mobil. Terobosan mobil melalui banjir tidak hanya menghadirkan risiko nyata bagi keselamatan pengemudi