ac mobil ford everest panas

11 Penyebab Ac Mobil Ford Everest Panas Ini Perlu Anda Ketahui

Ford Everest ini sering disebut Ford Endavour, di pasar otomotif India dikenal dengan SUV berbentuk full size. Yang mana diproduksi sejak tahun 2003 dan sudah melahirkan 3 generasi. Untuk generasi terakhir Ford Everest ini sudah mengalami perubahan yang cukup signifikan apabila dilihat dari desain eksterior-nya. Mobil Ford Everest ini memiliki kelebihan dari segi kenyamanan 4×4 yang tangguh dengan kombinasi mesin diesel. Yang mana memberikan torsi besar untuk tiap tingkatan kecepatan. Sehingga akan memberikan traksi kuat untuk melewati medan off-road. Bagian interior Ford Everest ini pun sudah diperbaharui sehingga membuat penumpang merasa nyaman ketika berkendara.

Interior dari Ford Everest ini luas dan bisa menampung 7 penumpang. Pada bagian dashboard dilengkapi panel canggih serta modern. Penumpang atau pengemudi bisa mengatur segala kebutuhan selama berada di dalam mobil Ford Everest ini. Seperti yang sudah dikatakan, bahwa eksterior mobil ini diperbaharui. Sehingga membuat lebih menawan, sporty dan mewah. Pun desain-nya jadi lebih gagah dari generasi yang sebelumnya, bisa dilihat dari sisi grill tebal dan berlapis aksen silver. Jadi semakin menonjolkan kesan kokoh dan kuat. Apabila anda melihat dari samping, mobil Ford Everest ini akan memperlihatkan sisi modern karena memiliki sentuhan chrome pada handle pintu.

11 Penyebab Ac Mobil Ford Everest Panas

Untuk anda yang memiliki kendaraan Ford Everest ini mungkin sedang mengalami permasalahan dengan AC panas. Dan hal ini bisa menjadi salah satu masalah yang cukup serius ketika mengendarai mobil Ford Everest. Ditambah lagi saat macet tentu hal ini akan membuat anda sangat kurang nyaman bukan? Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa ac mobil ford Everest panas atau kurang dingin termasuk relatif. Ini dikarenakan dingin dan tidaknya ac mobil terkadang tergantung dari suhu diluar kabin atau diluar mobil.

Baca juga : ac mobil ford everest panas

Berdasar hasil pengamatan, suhu di dalam kain dan diluar kabin ini berselisih sekitar 10 derajat celcius. Jadi misalnya suhu diluar kabin 32˚C, maka suhu di dalam kabin mobil sekitar 20 – 22˚C. Begitu pula ketika mengukur suhu ac mobil dengan kondisi normal, ketika pengukuran ini dilakukan pada mobil yang sama di saat malam. Saat suhu diluar menunjukkan 28˚C, maka di kabin bisa mencapai 14 – 16˚C. Untuk mengukur suhu ac mobil umumnya dilakukan pada grill ac dashboard. Dengan tujuan mengetahui suhu ketika cut off atau on off dari kompresor ac. AC mobil yang masih baik akan menghasilkan suhu di grill ac antara 6˚C off kompresor dan 8˚C untuk on kembali. Dan diantara kita tentu akan bertanya-tanya kenapa ac mobil menjadi tidak dingin bukan?

ac mobil ford everest panas

Berikut cara untuk mendeteksi beberapa hal yang menjadi penyebab ac mobil ford Everest panas.

  1. Drive belt putus

Bahasa umum dari drive belt ini adalah fan belt ac, jika fan belt ac ini putus tentu membuat ac mobil ford Everest panas. Hal ini dikarenakan fan belt atau drive belt ini memiliki tugas menyalurkan putaran mesin dengan putaran kompresor ac.

  1. Radiator dan kondensor kotor

Jika permukaan radiator atau kondensor kotor oleh debu, karatan atau sirip permukaan tertekuk. Hal ini membuat pembuangan panas dari gas freon dengan tekanan tinggi pada kondensor tidak bisa sempurna. Sehingga membuat proses kondensasi juga ikut tidak sempurna.

  1. Kekurangan atau kehabisan freon

Tentunya sudah diketahui bahwa freon tidak akan bisa kurang atau habis kecuali terjadi kebocoran di sistem ac. Jika bocor freon terlalu kecil dan terjadi pada tekanan tertentu misalnya 120 psi di tekanan tinggi, maka kebocoran tersebut bisa berhenti. Sehingga freon tidak akan sampai habis. Kebocoran ini bisa ditemui pada sel o ring pada sambungan pipa ac dan seal saft kompresor atau relief valve kompresor. Dan pengaruhnya pada ac mobil bisa menjadi kurang dingin. Sedangkan jika sampai freon benar-benar abis, maka bisa membuat ac benar-benar panas.

  1. Matinya atau lemahnya motor cooling fan

Apabila motor cooling fan atau extra fan ini terganggu dengan ciri putaran mati atau lemah. Maka hal ini bisa menyebabkan pembuangan panas pada kondensor, sehingga tidak bisa berjalan baik. Sama halnya dengan putaran cooling fan terbalik, yang mana arah angin dihembuskan mengarah ke depan mobil.

  1. Spul magnetic clutch atau field coil putus

Putus atau terbakarnya spul magnetic clutch bisa membuat armature assembly (center piece) tidak terhubung puli kompresor ac. Sehingga membuat kompresor ac tidak berputar ketika ac dihidupkan.

  1. Oli kompresor yang berlebih

Di sistem ac mobil mempunyai volume atau ruang tetap. Apabila oli kompresor berlebih tentu ruang untuk freon menjadi berkurang. Sebagai contoh, mobil sedan membutuhkan freon 0,04 kg dan oli pada kompresor berlebih. Maka 0,04 kg freon bisa masuk ke semua sistem ac dan membuat tekanan berlebihan. Jika ingin sesuai spesifikasi, tentu harus mengurangi jumlah freon tersebut. Namun nanti akan membuat ac kurang dingin, tetapi juga tidak dingin sama sekali.

  1. Tekanan pada sistem ac mobil berlebihan

Hal ini berkaitan dengan poin nomor 2. Yang mana membuat overheat di sistem ac, jadi high pressure switch bekerja dan memutus arus listrik pada field coil dari magnetic clutch. Dan pada kompresor ac dengan temperature switch yang overheat akan membuatnya memutus arus listrik pada spull magnetic clutch.

  1. Tersumbat atau kotornya evaporator

Permukaan evaporator yang kotor umumnya dikarenakan debu yang terhisap blower dan menempel. Sehingga membuat aliran udara blower ac menjadi tersumbat dan angin yang berhembus menjadi panas. Juga bisa dikarenakan filter ac penuh debu dan lupa untuk membersihkannya.

  1. Aus-nya kompresor

Umumnya ditandai dengan tekanan yang menjadi tidak normal, muncul bunyi dari kompresor ketika ac hidup. Dan hal ini akan berkaitan dengan beberapa hal seperti sigh glass menghitam, katup ekspansi dan receiver dryer tersumbat.

  1. Overheating

Suhu pada mesin yang tinggi pun menjadi salah satu penyebab ac mobil ford Everest panas. Yang juga berhubungan dengan matinya kipas kondensor atau kipas radiator. Dan ac panas juga menjadi salah satu tanda bahwa mobil mengalami overheating. Overheating ini karena bocornya air radiator dari upper tank.

  1. Saluran buang air kondensasi yang tersumbat

Kotoran yang menyumbat saluran buang air kondensasi, maka rumah evaporator penuh air dari hasil kondensasi. Yang akan membuat embun dan menetes di bawah dashboard, kemudian membahasi karpet mobil. Selain itu juga bisa mengakibatkan hembusan angin dari blower ac menjadi berkurang.

Nah itulah beberapa hal yang membuat ac mobil ford Everest panas. Dengan mengetahui penyebabnya tentu anda bisa membuat pencegahan terlebih dahulu. Jika memang sudah parah, maka bisa membawanya ke bengkel resmi untuk diperbaiki AC-nya.

KUNJUNGI BENGKEL MOBIL TERDEKAT KAMI

AC MOBIL FORD EVEREST PANAS

KELAPA GADING Jl. Boulevard Raya, Blok Qj1 No.17
kelapa Gading, Jakarta Utara
087880884576, 082122780482
SERPONG Jl. CBD Ruko Paramount DotCom
Blok Orange No.5 Gading Serpong Kota Tanggerang
081319912289
BEKASI Jl. Kalimalang Raya Blog G9 No.8C
Dekat Pintu Tol BECAKAYU
02122845887
CIBUBUR CIBUBUR
Jl. Alternatif Cibubur Km.4
Kawasan Niaga Citra Gran Blok R6 No.6
085817653292
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *